Sunday, May 15, 2011

Konsumen vs Produsen

Hello Mambo~~~ kembali lagi bersama saya~ ihihihihi yang kali ini akan menulis mengenai service yang gue temukan selama hidup di Indonesia. Service macam apa sih?? yang jelas sih lebih kepada sevice yang menjual sesuatu yaahh.... drpd berpanjang lebar ga keruan, langsung aja kita nyebur!

Seringkali, ketika gw membayar belanjaan atau membayar makanan, dsb, si penjual bilang "Aduh ga ada kembalian, Neng. Ada uang kecil aja ga?" .... gue yakin pasti kalian sering juga menemui kejadian semacam ini. Well, awalnya sih gw biasa aja ya, tapi lama2 risih juga menerima kata2 dari si penjual.

Semakin ke sini, semakin gue berpikir bahwa yang namanya kembalian itu kan udah menjadi keharusan buat si penjual untuk disiapkan, berapa pun itu, dengan kata lain ya dia harus siap uang recehan/kecil sebanyak mungkin. Seperti yang kita ketahui bahwa PEMBELI ADALAH RAJA... nah yang namanya Raja kan dimana-mana pasti dilayani dengan baik tanpa ada komplain, lah ini??? Malah rajanya yang diminta untuk mempermudah si penjual mengembalikan uang si raja?? =_=

Suatu hari, dengan rasa penasaran "Apakah di negara lain service nya juga kyk gini?"... maka gue bertanya pada teman2 gue yang pernah ke Jepang dan juga pernah bekerja di mini market di Jepang. Lalu jawaban dari teman2 gw....
"Wah, mana boleh kyk gitu!! Bisa diomelin sama owner."
"Selama gue di sana sih ga pernah ya... Pokoknya di sana service nya oke lah."

Lalu ga sampe di situ aja, gue bertanya jg tentang pertanyaan penjual yang contohnya bilang "Mba, ada seribu?" atau "Ada lima ratus ga Mba?" agar sedikit lebih gampang dan menggenapkan kembalian. Lalu kata temen gw....
"Uhmm, gue agak2 lupa ya, tp kyknya klo kyk gtu sih pernah."

Okeee,,, untuk pertanyaan gw yang kedua mungkin masih belum bisa dipastikan kebenarannya karena temen gw juga lupa... XD Tapi intinya, yaa menurut gw memang udah seharusnya penjual tuh menerima uang pecahan sebesar apapun dan dapat mengembalikannya dengan uang kecil yang udah dia siapkan sebanyak apapun.

Ga cuma itu, baru2 ini gw membeli tiket kereta di stasiun, si penjaga loket tiba2 melayani orang yang menyelak dari tempat lain untuk beli tiket, sontak gw agak2 sebel kan ngeliatnya, tapi gue ga bilang apa2, cuma mengetuk2 jari gue dengan cepat *layaknya orang yang ga sabaran* di loket. Lalu si penjaga loket "Sabar dong Mba, saya juga udah pusing dari tadi siang, capek nih!"

Well, menurut kalian apakah itu etis diucapkan oleh seorang yang menjualkan jasa mereka kepada konsumen??? Yak kalo buat gw sih... gw ga butuh curhatan si penjaga loket, lagian gw juga ga harus tau klo dia lagi pusing, tujuan gw kan beli tiket, bukan mendengarkan keluhan dia!!!

Yaaaa,, bukannya gue mau menjelek2kan service di negara gw sendiri, tp sekedar ingin menyadarkan dan ingin mengajak kalian juga untuk ga seperti itu. Mari kita buat Indonesia itu jadi nyaman!!! *eaaaa,,, berasa kampanye aje gw!!!* hahahaha

Buat kalian yang membuka usaha dibidang apapun, tolonglah layani konsumen kalian dengan baik tanpa keluhan. Berikan service terbaik, nomor satu klo bisa!!! Mungkin susah, tapi selama ga belajar dan ga mencoba ya bagaimana bisa? Toh gw yakin, dengan memberikan pelayanan yang terbaik, pasti banyak konsumen yang akan mampir dan merasa nyaman. Satu hal lain, konsumen ga butuh curhatan produsen!!!

Semoga ini bisa menjadi pelajaran kita bersama. ^^v TERUSKAN!!!! *eaaaa macem kampanye lagi!!!* XD wkwkwkwk